Ada banyak cara yang dapat kita pakai untuk memulai suatu kelompok pemuridan. Namun cara yang cukup baik untuk memulai hal ini adalah dengan 4 kali belajar bersaat teduh. Hal-hal yang dituliskan ini bukanlah menjadi suatu harga mati, namun dapat digunakan sebagai pedoman dalam memulai kelompok pemuridan.

Dalam 4 x saat teduh ini ada 3 tujuan yang ingin dicapai:

  1. Mengajarkan anak-anak PA untuk bersaat teduh.
  2. Mencek keselamatan mereka.
  3. Menginjili secara pribadi apabila menemukan anak PA yang belum bertobat.

Minggu I: Pertemuan pendahuluan

Tujuan pertemuan pendahuluan ini adalah saling berkenalan seorang dengan yang lain. Adakanlah acara perkenalan yang disertai dengan games ringan untuk pertemuan pendahuluan. Pertemuan pendahuluan ini dilakukan bersamaan dengan saat teduh pertama. Kita akan mulai workshop saat teduh ini dengan perikop yang mudah dimengerti dari Perjanjian Baru pada pertemuan 1, dan menambahkan kompleksitas sedikit demi sedikit sampai pertemuan ke 4.

Untuk pertemuan I pola saat teduhnya sederhana saja:

  • Baca 1 perikop bersama-sama
  • Beri waktu untuk merenungkan masing-masing
  • Bagikan apa yang diperoleh masing-masing dari perikop tersebut

Minggu II: Saat Teduh II

Lanjutkan Saat teduh dengan pola yang sama dengan minggu I. Hal yang baru dari pertemuan ke II ini adalah membuat Catatan Saat Teduh. Siapkan kertas A4 sejumlah anak PA + Pemimpin.

Mintalah anak-anak PA untuk membuat catatan saat teduhnya setiap hari dalam satu lembar A4. Lipatlah kertas tersebut menjadi 4 bagian. 4 Bagian depan dan 4 bagian halaman belakang, jadi total bagian ada 8 bagian yang dapat ditulis.

Saat pertemuan Saat teduh 2 tersebut, gunakan 1 bagian untuk menuliskan perikop saat teduh saat PA dan apa yang diperoleh dari perikop tersebut. Sisa 7 bagian akan digunakan untuk menulis saat teduh harian. Setiap hari 1 bagian, maka pada minggu ke3 kita akan mendapatkan 8 bagian yang diisi penuh (kalau tidak ada hari yang terlewat)

Catatan saat teduh ini akan diperiksa pada pertemuan berikutnya.

Minggu III: Saat Teduh O.I.A

Mulailah pertemuan III dengan saling memeriksa Catatan Saat Teduh satu sama lain. Kemudian minta masing-masing orang (termasuk pemimpin tentunya) untuk membagikan perikop yang paling berkesan beserta apa yang didapatnya.

Mulai pertemuan 3 ini, tingkatkan saat teduh dengan pola berikut ini:

Hari, tangal:

Perikop:

Yang saya baca:

Yang saya pelajari:

Aplikasi:

Yang saya baca atau Observasi adalah menangkap data yang ada pada perikop yang kita baca.

Yang saya pelajari atau Interpretasi adalah hal-hal yang kita dapatkan sebagai hasil interpretasi atas perikop yang telah kita baca.

Aplikasi adalah hal-hal praktis yang dapat saya lakukan setelah membaca perikop tersebut. Yang selalu harus diingat adalah bahwa aplikasi haruslah cukup praktis, dapat dilakukan (bukan hanya teori) dan mengandung detil waktu pelaksanaan dan siapa objeknya.

Contoh aplikasi yang buruk adalah: saya akan lebih mengasihi sesamaku.

Contoh aplikasi yang baik adalah: saya akan mencoba lebih mengasihi mama dengan mengajaknya ngobrol setiap malam.

Lanjutkan proyek menulis saat teduh yang dikerjakan minggu kedua.

Minggu IV Kepastian Keselamatan

Pada minggu ke empat lakukanlah segala sesuai persis pada minggu ke tiga. Setelah pertemuan ke IV pastikan semua anak-anak PA sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Siapkan Buku PA “Pelajaran Tentang Jaminan” sejumlah anak-anak PA untuk dikerjakan di rumah.